|
|

Menjadi sehat adalah mahal, apalagi sakit akan menjadi sangat mahal. Manusia cenderung melakukan segala daya upaya begaimana untuk menjadi sehat. Melakukan olah raga secara teratur, rajin melakukan general check up ke Dokter, namun makanan yang dikonsumsi manusia memegang peranan yang sangat penting, ditambah gaya manusia modern, tekanan pekerjaan serta persaingan yang tinggi, selalu dikejar waktu ditambah kebiasaan makan minum yang tidak sehat, terlalu banyak bahan kimia, tercemar obat pembunuh hama, antibiotik dan lain lain, berangsur angsur akan menurunkan daya kekebalan terhadap penyakit, dan lama kelamaan mengakibatkan sistim syarat dan sistim pencernaan tidak seimbang. Bila seseorang sering terkena penyakit influenza, mudah alergi, diare, sembelit, lelah, mudah marah, susah tidur dan lain lain, adalah signal menurunnya tingkat kekebalan terhadap penyakit.
Ilmuawan biologi asal Rusia dan Pemenang hadiah Nobel kedokteran Metchnikoff pada 1908 membuktikan makanan dalam usus setelah dilarut oleh bakteri, selain menghasilkan gizi, juga menghasilkan zat yang dapat merugikan kesehatan. Zat tersebut kemudian diserap oleh usus, mengakibatkan rusaknya susunan organ tubuh manusia, menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit, akibatnya manusia mudah terserang penyakit.
Pada usia muda pembelahan sel kulit dan organ tubuh lebih aktif, maka jumlah lactobacillus, bakteri berbentuk batang dua dan yeast yang beristirahat dalam usus terus bertambah. Hal ini, akan merangsang dan memperkuat kekebalan terhadap penyakit. Karena usia terus bertambah, tidak satu orangpun yang dapat terhindar dari menurunnya daya kekebalan terhadap penyakit. Apabila tingkat kekebalan terhadap penyakit terus menurun, maka akan mempercepat menjadi tua. Untuk bisa terus menjaga kesehatan tubuh, kondisi kesehatan tubuh harus seperti masa muda, maka harus menjaga jumlah bakteri aktif dalam usus, menjadikan fungsi kekebalan terhadap penyakit berjalan normal.
Semakin banyaknya jumlah bakteri baik dalam usus, maka akan meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit. Ini karena bakteri baik dapat merangsang bermacam – macam faktor pencegah penyakit.
Bagaimana bagi yang alergi terhadap laktosa,
Banyak orang , khususnya anak anak alergi terhadap laktosa. Laktosa pada umumnya ditemui pada susu. Mengapa minum susu sapi bisa diare, karena susu sapi mengandung 4,5 % laktosa. Beberapa manusia tidak dapat melarut laktosa, mengakibatkan bakteri dalam usus untuk menghasilkan Co 2, hidrogen,metanol dan benda asam lemak lainnya, maka lambung terasa kembung, sakit perut, diare, keadaan tersebut menurut ilmu kedokteran, alergi terhadap laktosa.
Walaupun lactobaccilus dalam Yoghurt dapat melarut lebih dari 30 % laktosa susu sapi, tetapi bila minum Yoghurt dalam jumlah banyak akan muncul gejala alergi laktosa, maka dianjurkan minum yoghurt secukupnya.
Inilah beberapa manfaat mengkonsumsi Yoghurt.
Yoghurt merupakan salah satu dari enam produk kesehatan yang diakui secara internasional dengan manfaat kesehatan sebagai berikut :
- Hasil klinis menunjukan konsumsi Yoghurt bebas gula berguna untuk pencegahan diabetes sekaligus perawatan penderita diabetes.
- Yoghurt mempunyai keunggulan guna menjadikan kulit lebih halus. Yoghurt ibarat skin lotion yang memilki fungsi luar biasa berkat kandungan yang kaya protein, vitamin, dan lain lain serta mudah diserap oleh kulit. Efek kecantikan Yoghurt akan lebih efektif apabila buah buahan dan benih gandum ditambahkan didalamnya.
- Yoghurt dapat mengembalikan keseimbangan bakteria didalam usus dan perut serta dapat menambah jumlah bakteria baik seperti Bifidobacterium yang dapat mendetoksifikasi ( membersihkan ) usus dan perut, merangsang gerak peristaltik usus dan perut, mencegah sembelit dan menurunkan risiko serangan penyakit mendadak pada usus dan perut.
- Sering mengonsumsi Yoghurt dapat menghambat proses penuaan. Penyebab utama terjadinya penuaan adalah perubahan kelompok bakteria dalam usus dan perut: Bifidobacterium dalam tubuh berkurang seiring bertambahnya usia. Di kala Bifidobacterium mencapai titik nol, kehidupan kita akan berakhir. Sebenarnya Yoghurt tiada lain merupakan susu frementasi lactobacillus. Maka mengonsumsi Yoghurt secara teratur dapat memulihkan jumlah Bifidobacterium dan mencegah penuaan dan penyakit.
- Dapat melawan kanker. Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium dalam Yoghurt dapat menghasilkan zat antikanker dan mengurangi resiko serangan kanker.
- Yoghurt menurunkan kadar kolesterol darah dan mengurangi resiko serangan penyakit dadakan, contohnya penyakit kardiovaskular.
- Yoghurt meringankan ketidaktoleran terhadap lactosa( penyebab diare) setelah meminum susu sapi. Yoghurt tidak hanya kaya akan unsur gizi tetapi juga mudah diserap oleh tubuh.
- Yogurt memiliki kemampuan sterilisasi yang sempurna: banyak percobaan ilmiah membuktikan bahwa Yoghurt dapat menyingkirkan banyak kuman dalam saluran usus semisal collibacillus.
Siapa saja yang harus sering minum Yoghurt,
- Yang sering minum minuman beralkohol.
- Yang sering merokok.
- Yang sering menggunakan alat komputer.
- Yang sedang menjalani pengobatan.
- yang sering sembelit.
- Pengguna antibiotik.
- Penderita radang lambung.
- Penderita osteoporosis
- Penderita penyakit pembuluh darah jantung.
- Penderita diare.
- penderita darah tinggi.
- Alergi terhadap laktosa.
- Penderita penyakit lambung dan usus.
- Penderita penyakit pencernaan.
- bau mulut dan bau badan.
- fisik lemah dan banyak penyakit.

Yoghurt maker
HARGA PROMO HANYA RP. 1.400.000,00
SUDAH TERMASUK ONGKOS KIRIM ! !
KONTAK 0812 3130 702
PESAN SEGERA !!!!
|