Custom Search
 
 

 

Home

MENU UTAMA

Hal - hal yang perlu dipertimbangkan

sebelum terjun ke dunia bisnis

Apa yang membedakan antara enterpreneur dan karyawan?

Berapa lama dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ?

Saya ingin memulai usaha sendiri, tetapi…..?

Resiko dan manfaat memulai bisnis setelah pensiun

Sudah siapkah anda untuk memulai usaha baru dilingkungan rumah sendiri ?

Baca article yang lain ......

Modal Dasar Memulai Usaha

Memulai usaha tidak hanya tergantung pada modal uang

Relationship adalah kunci utama kesuksesan bisnis Baru

Ide bisnis

Sepuluh pertimbangan bagi para pengusaha Warnet di Indonesia agar usaha tidak gulung tikar Baru

Potensi ekonomi lokal

Strategi Pemasaran

Regulasi yang berkaitan dengan Bisnis

Paten

Hak Cipta

Merek

Alat bantu untuk mengetahui rangking website

Page Rank Search

Generator pengecek Domain

Future Page Rank Tool

Keywords Optimizer Tool

Keyword Suggestions For Google

Keyword Suggestions for Overture

Keywords Density

Link Popularity

Meta Analyzer

Meta Tag Generator

Page Rank Look Up

Menjadi pelanggan gratis

English version

 

Sudah siapkah anda untuk memulai usaha baru dilingkungan rumah sendiri ?

Oleh Erny Setyawati

Memulai suatu usaha baru tidak mudah seperti kita bayangkan. Bagi yang telah memiliki modal yang cukup besar, memulai usaha, dimungkinkan berada diluar lingkungan rumah kita. Mendirikan restaurant atau depot makan, toko kelontong atau pabrik yang lokasi jauh dari rumah. Tetapi sebagian besar para perempuan atau ibu cenderung memilih memulai usaha di lingkungan rumah sendiri, dengan pertimbangan dapat dekat dengan buah hati, tidak diburu waktu, seperti harus bangun pagi, terjerebak dengan kemacetan lalu lintas dan lebih santai. Tetapi benarkah demikian, karena dalam kenyataan bekerja di rumah atau usaha di rumah harus bekerja lebih keras dari pada menjadi karyawan perusahaan atau kantor pemerintah sesuai keahlian.

Adapun kelebihan bekerja di rumah, akan lebih dekat dengan keluarga atau si kecil, dapat langsung mengasuh dan mengawasi perkembangan anak – anak kita.

Namun ada beberapa pertimbangan sebelum memutuskan untuk bekerja mandiri atau di rumah.

1.Apakah anda tipe pekerja mandiri tanpa harus didorong / di support orang lain.
Apabila anda adalah tipe pekerja yang harus di dorong atau diperintah untuk mengerjakan suatu pekerjaan, maka perlu dipertimbangkan kembali untuk menciptakan pekerjaan di rumah. Bekerja di rumah diperlukan kedisiplinan, ketepatan waktu dan motivasi tinggi dari diri sendiri untuk terus bekerja. Apalagi anda baru saja memulai usaha, diperlukan kesungguhan dan memerlukan waktu untuk mencapai target yang diharapkan.

2.Memerlukan kerja keras, waktu dan pantang menyerah.
Memulai suatu usaha baru yang mandiri, jauh sekali dengan menjadi karyawan perusahaan. Resiko kegagalan selalu ada, memerlukan ketekunan dan waktu panjang serta pengorbanan. Anda akan dihadapkan pada dua pilihan sukses atau gagal. Apabila gagal, anda segera mencari solusi dan memulai lagi. Sudah siapkah mental anda untuk menghadapi masa – masa sulit tersebut.

3. Sudahkah anda menemukan ide , skill dan pengalaman dibidang usaha yang anda tekuni.
Kegagalan sering dihadapi oleh para pemula, karena kurangnya skill dan pengalaman. Beberapa enterpreneur pemula, mulai usaha dari hobi atau pekerjaan yang disenangi. Karena kesenanngan itu, mereka tidak merasa merugi apabila mengeluarkan uang, menghabiskan waktu dan rela menghadapi resiko kegagalan.

3.Siap untuk menghadapi kesepian.
Bekerja di rumah tidaklah sama dengan bekerja di kantor. Di kantor, anda harus siap untuk bekerja team, menemukan banyak teman dan banyak bertemu dengan relasi. Sebaliknya jika bekerja di rumah, anda hanya berhadapan dengan laptop atau PC . Namun ada beberapa orang begitu sukses bekerja di internet atau bisnis on line dapat komunikasi dengan baik dengan pelanggan dan klin.

4. Tetap professional walaupun kerja di rumah.
Banyak peluang usaha yang dapat dimulai di rumah, seperti web designer, jasa maintenance computer, jaringan atau pengetikan tesis, skripsi dll. Catering, jasa cuci kiloan, pembuatan souvenir perkawinan dll. Sejauh mungkin, anda harus mempunyai skill dengan jasa yang dipasarkan. Sehingga anda mampu menjawab semua pertanyaan klin apabila ada masalah. Walaupun anda memperkerjakan pekerja ahli, tetapi minimal harus tahu banyak tentang produk atau jasa yang dijual atau dipasarkan. Siapkan sambungan telepon bisnis tersendiri, jawablah semua pertanyaan konsumen and complain konsumen kemudian evaluasi.

5. Mempunyai dana cadangan minimal satu tahun kedepan.
Walaupun modal bukanlah masalah utama untuk mencapai keberhasilan dalam memulai usaha. Tetapi perlu bertanya pada diri sendiri, apakah anda dalam berusaha, biaya hidup keluarga anda sangat tergantung pada usaha yang sedang dirintis. Jika jawaban ya, berarti anda harus bersiap siap modal yang cukup. Karena pada awal memulai usaha, masih perlu pemasaran dan pengenalan produk kepada konsumen. Ini bukanlah hal yang mudah. Perlu waktu dan memerlukan modal untuk promosi. Jangan terkejut, apabila penghasilan hanya cukup untuk makan atau modal habis untuk keperluan makan pada awal usaha. Sebaiknya disediakan dana cadangan satu tahun kedepan. Jangan campur dana biaya hidup keluarga dengan dana modal usaha.

6. Utamakan kepuasan pelanggan dan kualitas produk.
Apabila usaha anda telah berjalan.Pelanggan adalah kunci utama dalam bisnis. Komunikasi yang baik dengan pelanggan sangat diperlukan, sambil terus mengembangkan bisnis untuk memperoleh pelanggan baru. Kualitas produk harus ditingkatkan dan dijaga.
Berkomunikasi dengan pelanggan setia, bisa dilakukan berbagai macam cara, apalagi dengan kemajuan technologi komunikasi dan informasi. Jangan lupa untuk membangun data base pelanggan, hal ini dapat dilakukan dengan menjaring data mereka, seperti nama, alamat, alamat email, nomor telepon dan hand phone. Kontaklah mereka via SMS pada saat menawarkan produk – produk baru atau membuat sales letter ( surat penjualan ) sederhana yang dikirim ke alamat mereka via pos atau via para penjaja koran.

7.Inovasi baru produk atau jasa bisnis
Inovasi tanpa henti, itulah semboyan bagi para enterpreneur, untuk menghindari kejenuhan, disamping kualitas produk senantiasa selalu harus dijaga. Sebarkan informasi apabila ada inovasi produk atau jasa bisnis. Berilah sentuhan yang lain, berbeda sedikit saja, akan membuat surprised pelanggan. Seperti inovasi kemasan, kecepatan pengiriman dll.
Jika anda kreatif, inovativ dalam menjalani hari – hari anda selama bekerja di rumah, pastilah hidup anda menjadi sangat bersemangat dan tidak menjemukan.

Bersiaplah untuk mengembangkan parasit anda untuk menjadi enterpreneur dan selamat memanjat tebing tanpa batas penuh tantangan. Tinggal anda mampu atau tidak untuk mengalahkan tebing dan mengulangi lagi dari bawah, jika anda terjatuh.


Erny Setyawati adalah penulis freelance pada beberapa media on line di luar negeri, berpengalaman dalam penulisan Internet Home Business selama 4 tahun. Karena kegemaran dan hobby menulisnya, ia menciptakan Electronic Magazine, Bali Global Market Ezine http://www.baliglobalmarket.com yang direspon positip oleh masyarakat dunia. Pelanggannya sudah mencapai hampir 19000 lebih dan cenderung berkembang pesat dari seluruh penjuru dunia. Erny begitu responsive terhadap pelanggannya, dan siap untuk berbagi pengalaman melalui kontak erny@baliglobalmarket.com


 

Google