English version
Sudah
siapkah anda untuk memulai usaha baru dilingkungan rumah sendiri ?
Oleh
Erny Setyawati
Memulai
suatu usaha baru tidak mudah seperti kita bayangkan. Bagi yang telah
memiliki modal yang cukup besar, memulai usaha, dimungkinkan berada
diluar lingkungan rumah kita. Mendirikan restaurant atau depot makan,
toko kelontong atau pabrik yang lokasi jauh dari rumah. Tetapi sebagian
besar para perempuan atau ibu cenderung memilih memulai usaha di lingkungan
rumah sendiri, dengan pertimbangan dapat dekat dengan buah hati, tidak
diburu waktu, seperti harus bangun pagi, terjerebak dengan kemacetan
lalu lintas dan lebih santai. Tetapi benarkah demikian, karena dalam
kenyataan bekerja di rumah atau usaha di rumah harus bekerja lebih keras
dari pada menjadi karyawan perusahaan atau kantor pemerintah sesuai
keahlian.
Adapun
kelebihan bekerja di rumah, akan lebih dekat dengan keluarga atau si
kecil, dapat langsung mengasuh dan mengawasi perkembangan anak –
anak kita.
Namun
ada beberapa pertimbangan sebelum memutuskan untuk bekerja mandiri atau
di rumah.
1.Apakah
anda tipe pekerja mandiri tanpa harus didorong / di support orang lain.
Apabila anda adalah tipe pekerja yang harus di dorong atau diperintah
untuk mengerjakan suatu pekerjaan, maka perlu dipertimbangkan kembali
untuk menciptakan pekerjaan di rumah. Bekerja di rumah diperlukan kedisiplinan,
ketepatan waktu dan motivasi tinggi dari diri sendiri untuk terus bekerja.
Apalagi anda baru saja memulai usaha, diperlukan kesungguhan dan memerlukan
waktu untuk mencapai target yang diharapkan.
2.Memerlukan
kerja keras, waktu dan pantang menyerah.
Memulai suatu usaha baru yang mandiri, jauh sekali dengan menjadi karyawan
perusahaan. Resiko kegagalan selalu ada, memerlukan ketekunan dan waktu
panjang serta pengorbanan. Anda akan dihadapkan pada dua pilihan sukses
atau gagal. Apabila gagal, anda segera mencari solusi dan memulai lagi.
Sudah siapkah mental anda untuk menghadapi masa – masa sulit tersebut.
3.
Sudahkah anda menemukan ide , skill dan pengalaman dibidang usaha yang
anda tekuni.
Kegagalan sering dihadapi oleh para pemula, karena kurangnya skill dan
pengalaman. Beberapa enterpreneur pemula, mulai usaha dari hobi atau
pekerjaan yang disenangi. Karena kesenanngan itu, mereka tidak merasa
merugi apabila mengeluarkan uang, menghabiskan waktu dan rela menghadapi
resiko kegagalan.
3.Siap
untuk menghadapi kesepian.
Bekerja di rumah tidaklah sama dengan bekerja di kantor. Di kantor,
anda harus siap untuk bekerja team, menemukan banyak teman dan banyak
bertemu dengan relasi. Sebaliknya jika bekerja di rumah, anda hanya
berhadapan dengan laptop atau PC . Namun ada beberapa orang begitu sukses
bekerja di internet atau bisnis on line dapat komunikasi dengan baik
dengan pelanggan dan klin.
4.
Tetap professional walaupun kerja di rumah.
Banyak peluang usaha yang dapat dimulai di rumah, seperti web designer,
jasa maintenance computer, jaringan atau pengetikan tesis, skripsi dll.
Catering, jasa cuci kiloan, pembuatan souvenir perkawinan dll. Sejauh
mungkin, anda harus mempunyai skill dengan jasa yang dipasarkan. Sehingga
anda mampu menjawab semua pertanyaan klin apabila ada masalah. Walaupun
anda memperkerjakan pekerja ahli, tetapi minimal harus tahu banyak tentang
produk atau jasa yang dijual atau dipasarkan. Siapkan sambungan telepon
bisnis tersendiri, jawablah semua pertanyaan konsumen and complain konsumen
kemudian evaluasi.
5.
Mempunyai dana cadangan minimal satu tahun kedepan.
Walaupun modal bukanlah masalah utama untuk mencapai keberhasilan dalam
memulai usaha. Tetapi perlu bertanya pada diri sendiri, apakah anda
dalam berusaha, biaya hidup keluarga anda sangat tergantung pada usaha
yang sedang dirintis. Jika jawaban ya, berarti anda harus bersiap siap
modal yang cukup. Karena pada awal memulai usaha, masih perlu pemasaran
dan pengenalan produk kepada konsumen. Ini bukanlah hal yang mudah.
Perlu waktu dan memerlukan modal untuk promosi. Jangan terkejut, apabila
penghasilan hanya cukup untuk makan atau modal habis untuk keperluan
makan pada awal usaha. Sebaiknya disediakan dana cadangan satu tahun
kedepan. Jangan campur dana biaya hidup keluarga dengan dana modal usaha.
6.
Utamakan kepuasan pelanggan dan kualitas produk.
Apabila usaha anda telah berjalan.Pelanggan adalah kunci utama dalam
bisnis. Komunikasi yang baik dengan pelanggan sangat diperlukan, sambil
terus mengembangkan bisnis untuk memperoleh pelanggan baru. Kualitas
produk harus ditingkatkan dan dijaga.
Berkomunikasi dengan pelanggan setia, bisa dilakukan berbagai macam
cara, apalagi dengan kemajuan technologi komunikasi dan informasi. Jangan
lupa untuk membangun data base pelanggan, hal ini dapat dilakukan dengan
menjaring data mereka, seperti nama, alamat, alamat email, nomor telepon
dan hand phone. Kontaklah mereka via SMS pada saat menawarkan produk
– produk baru atau membuat sales letter ( surat penjualan ) sederhana
yang dikirim ke alamat mereka via pos atau via para penjaja koran.
7.Inovasi
baru produk atau jasa bisnis
Inovasi tanpa henti, itulah semboyan bagi para enterpreneur, untuk menghindari
kejenuhan, disamping kualitas produk senantiasa selalu harus dijaga.
Sebarkan informasi apabila ada inovasi produk atau jasa bisnis. Berilah
sentuhan yang lain, berbeda sedikit saja, akan membuat surprised pelanggan.
Seperti inovasi kemasan, kecepatan pengiriman dll.
Jika anda kreatif, inovativ dalam menjalani hari – hari anda selama
bekerja di rumah, pastilah hidup anda menjadi sangat bersemangat dan
tidak menjemukan.
Bersiaplah
untuk mengembangkan parasit anda untuk menjadi enterpreneur dan selamat
memanjat tebing tanpa batas penuh tantangan. Tinggal anda mampu atau
tidak untuk mengalahkan tebing dan mengulangi lagi dari bawah, jika
anda terjatuh.
Erny
Setyawati adalah penulis freelance pada beberapa media on line di luar
negeri, berpengalaman dalam penulisan Internet Home Business selama
4 tahun. Karena kegemaran dan hobby menulisnya, ia menciptakan Electronic
Magazine, Bali Global Market Ezine http://www.baliglobalmarket.com
yang direspon positip oleh masyarakat dunia. Pelanggannya sudah mencapai
hampir 19000 lebih dan cenderung berkembang pesat dari seluruh penjuru
dunia. Erny begitu responsive terhadap pelanggannya, dan siap untuk
berbagi pengalaman melalui kontak erny@baliglobalmarket.com