Home
MENU
UTAMA
Hal
- hal yang perlu dipertimbangkan
sebelum
terjun ke dunia bisnis
Apa
yang membedakan antara enterpreneur dan
karyawan?
Berapa
lama dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ?
Saya
ingin memulai usaha sendiri, tetapi…..?
Resiko
dan manfaat memulai bisnis setelah pensiun
Sudah
siapkah anda untuk memulai usaha baru dilingkungan rumah sendiri ?
Baca
article yang lain ......
Modal
Dasar Memulai Usaha
Memulai
usaha tidak hanya tergantung pada modal uang
Relationship
adalah kunci utama kesuksesan bisnis Baru
Ide bisnis
Sepuluh pertimbangan bagi para pengusaha Warnet di Indonesia agar usaha tidak gulung tikar Baru
Potensi ekonomi lokal
Strategi Pemasaran
Regulasi
yang berkaitan dengan Bisnis
Paten
Hak
Cipta
Merek
Alat
bantu untuk mengetahui rangking website
Page
Rank Search
Generator
pengecek Domain
Future
Page Rank Tool
Keywords
Optimizer Tool
Keyword
Suggestions For Google
Keyword
Suggestions for Overture
Keywords
Density
Link
Popularity
Meta
Analyzer
Meta
Tag Generator
Page
Rank Look Up
Menjadi pelanggan gratis
|
Pensiun
bukan akhir segalanya.
Lakukan sesuatu, sebelum masa itu tiba!
Oleh
By Yank Elliot ,
IAHBE Staff Writer
Pensiun
adalah akhir segalanya, pendapat itu hampir ada di seluruh benah orang
– orang berada di zona mapan. Masa pensiun dianggap masa vakum
tanpa kegiatan, tidak dapat dipungkiri, post power syndrome datang,
kesehatan menurun dan merasa merana tidak berguna.
Al Hirschfeld adalah contoh orang kreatif, memutuskan tidak akan berhenti
bekerja dan berkarya dalam hidupnya. Ia seorang karikaturist terkenal
dan ditayangkan TV sebagai orang tertua berhagia. Al meninggal pada
tanggal 23 Januari tahun 2003, di usianya 99 tahun.
Telah menjadi tren saat ini, banyak para pensiunan yang terjun menjadi
politisi, kita contohkan senator Strom Thurmond , baru meninggal di
usia 100. Hal ini juga telah menjadi tren di Indonesia, para pensiunan
banyak terjun kedunia politisi , karena politisi dianggap selalu aktif
dan kreatif. Bahkan beberapa pensiunan mendapatkan pekerjaan di suatu
perusahaan, bekerja keras, penuh loyalitas sampai akhir hayatnya. Tetapi
sekarang jaman telah beubah, situasi ekonomi berubah. Sehingga tidak
banyak perusahaan mengkaryakan pensiunan, bahkan memutus hubungan kerja
karyawannya akibat perusahaan tidak mampu lagi membayar karyawannya.
Tetapi tidak kurang pula beberapa karyawan, menginnginkan pensiun dini
sebelum masa pensiun tiba. Hal tersebut terdorong, karena merasa tidak
bebas bekerja dibawah kendali orang lain. Atau ingin memulai usaha mandiri
atau merintis karir baru.
Memang ada beberapa alasan, mengapa para pensiunan seharusnya melakukan
kegiatan yang bermanfaat setelah masa itu tiba,
1.Agar tidak bosan menhadapi rutinitas tanpa makna.
Kebanyakkaan para pensiunan merasa bosan dan jenuh dengan kegiatan tanpa
makna di kesehariannya. Bangun tidur tanpa tujuan, apa yang akan dilakukan.
Mengingat waktu begitu panjang, sehingga timbullah kebosanan dan kejenuhan.
2.Bosan melakukan kegiatan tanpa tanggung jawab.
Setelah berbulan – bulan hanya bermain golf atau bridge dengan
santai, timbul kebosanan. Karena semua kegiatan itu dilakukan tanpa
tanggung jawab.
3.Masalah keuangan.
Turunnya pendapatan dan tingginya kebutuhan hidup, salah satu alasan,
seorang pensiunan untuk mencari aktivitas yang menghasilkan income setelah
pensiun.
4.Tingginya harapan hidup.
Dengan sadarnya akan kesehatan, gizi yang baik dan penemuan obat –
obatan, membuat harapan hidup manusia semakin panjang. Jika manusia
tidak dapat mengisinya dengan baik dan bermanfaat, menimbulkan stress
yang berkepanjangan.
5.Menginginkan karir baru.
Banyak para pensiunan memulai karir atau memulai bisnis yang betul –
betul baru, berlainan dengan bidang kerja yang ditekuni semasa aktif
bekerja. Hal ini akan membuat semangat baru dan kepercayaan diri menjadi
bertambah. Banyak orang beranjak tua, melakukan perjalanan petualangan,
kemudian menciptakan video yang mampu ditayangkan di salah satu TV swasta.
Prestasi ini, disamping menghasilkan uang, karir baru, juga menjadi
sejarah yang dapat ditonton anak cucunya.
Ketidak aktivan sesudah pensiun akan mengakibatkan beberapa dampak bagi
para pensiunan itu sendiri, seperti perasaan bosan hidup dan jenuh.
Kegiatan rutin yang terus menerus dilakukan setiap hari, menyebabkan
kehilangan interest terhadap kehidupan itu sendiri. Apabila hal tersebut
dialami secara terus menerus akan menimbulkan depresi sehingga menimbulkan
masalah – masalah kesehatan.
Apabila para pensiunan tidak pernah memanfaatkan otaknya secara aktif,
akan mempengaruhi mental, inilah yang disebut old generation atau gejala
ketuaan atau kepikunan. Karena kurang gerak menyebabkan aktivitas otot
– otot dan tulang akan menurun, hal ini menyebabkan para pensiun
kehilangan interest terhadap apapun, tinggallah menunggu kematian saja.
Untuk menghindari segala kemungkinan yang tidak menyenangkan, sebaiknya
dipersiapkan sejak dini, di usia berapapun anda sekarang. Rancanglah
planning seperti dibawah ini,
1.Rancanglah perencanaan apa yang Anda lakukan setelah pensiun? Menghabiskan
waktu untuk Golf, traveling atau merintis karir baru.
2.Anda akan menghabiskan waktu untuk apa selama pensiun?
3.Janganlah menunggu waktu pensiun tiba, kerjakan apa yang Anda bisa
mulai sekarang. Hidup ini tidak dapat diprediksi dan sangat pendek.
4.Pertimbangkan umur Anda sekarang, harapan Anda setelah pensiun dan
pembiayaan setelah pensiun.
5.Pertimbangkan juga, dimana lokasi yang akan Anda tempati setelah pensiun.
Pertimbangkan konsidi politik tempat tersebut, kebijakan pemerintahnya,
apakah semua berjalan dengan baik.
6.Kunjungi setiap liburan pendek atau panjang ke lokasi tersebut. Apakah
Anda cocok dengan masyarakat di lokasi tersebut, pertimbangkan juga
kondisi cuaca, disesuaikan dengan kondisi kesehatan Anda. Dan karir
apa yang akan Anda rintis di tempat baru.
7.Jika ingin merintis karir baru, karir apa yang akan dipilih. Mulailah
untuk mengikuti training, seminar dan lain lain. Jika Anda sudah tua,
kembalilah ke interest basik Anda. Evaluasi semua interest Anda, pilih
yang terbaik menurut Anda.
Janganlah menunggu terlalu lama, berbuat sekarang sebelum pensiun tiba.
Jika Anda tertarik untuk menjadi volunteer, berpetualanglah di Internet,
pastilah akan menemukan disana. Pilihlah yang paling cocok untuk Anda.
Artikel
diatas ditulis oleh Yank Elliot, seorang penulis di Asosiasi internasional
wirausaha (IAHBE) dan penulis lepas di Belhaven, North Carolina. Kunjungi
websitenya, www.furriwhalesworld.com.
|