English Version
Saya
ingin memulai usaha sendiri, tetapi…..?
Oleh
Yank Elliot, MBA &
IAHBE Staff writer
Memulai
usaha mandiri seperti Anda memulai diet! Oh.. betulkah?
Seperti dianjurkan dalam diet pada umumnya, makanlah makanan sehat sesuai
porsi , olah raga teratur, hindari makanan berlemak. Apabila hal itu
dilakukan dengan baik, pastilah berat badan Anda akan turun, sesuai
dengan yang diidamkan. Kuncinya mudah saja, apabila gaya hidup Anda
sudah berubah, makan tidak berlebihan alias sesuai porsi, giat olah
raga , niscaya Anda tidak perlu lagi mengikuti program diet, karena
program tersebut sudah menjadi gaya hidup Anda. Tetapi pada umumnya,
orang melaksanakan diet, tidak demikian. Mereka hanya mempunyai obsesi
menurunkan berat badan, setelah berat ideal dicapai, gaya hidup tidak
berubah. Makan sembarangan, malas berolah raga, akhirnya badan bertambah
gemuk, dan sakit – sakittan.
Hal tersebut tidak berbeda jauh, apabila Anda memulai bisnis. Mulailah
melakukan sesuatu, kerja keras, pastilah keberhasilan secara bertahap
akan dicapai. Tetapi impian orang berbeda, inginnya memulai bisnis tanpa
modal, tanpa usaha, tidak bekerja, tetapi menghasilkan jutaan. Dalam
teori manapun, tidak ada sesuatu yang menghasilkan uang, jika tidak
dibarengi modal atau kerja keras.
Pernah seseorang mengontak saya dan mengajukan pertanyaan sebagai berikut,
“ saya meminta bantuan Anda, bagaimana memanfaatkan AUTOMATIC
INTERNET MONEY MACHINE”, yaitu mesin pencetak uang di Internet.
“ Tunjukkan pada saya, bagaimana memanfaatkannya” Dalam
hati saya ingin tertawa, bisa disimpulkan, bahwa memulai usaha di internet
dengan memanfaatkan Automatic Internet Money machine, orang berpresepsi
tidak perlu bekerja dan berusaha, tanpa modal, tetapi uang mengalir
dengan sendiri.
Inilah yang perlu dipertimbangkan, bahwa memulai bisnis, bagaimanapun
kecilnya, pastilah disertai modal, usaha, serta bekerja. Karena kita
perlu biaya untuk promosi, operational dan biaya produksi. Itu merupakan
biaya berkelanjutan tanpa henti. Anda harus bertanggung jawab atas kelangsungan
usaha tersebut.
Memang tidak dapat dipungkiri, pendidikkan yang kita peroleh dari kecil
sampai dewasa, ‘ kita harus bekerja keras, berkarya dan loyal
untuk orang lain’ Hal ini dibuktikan pada artikel yang berjudul,
“ "The Meaning of Education," yang di poskan oleh seorang
guru Teacher's Mind Resources (http://www.teachersmind.com/education.htm)
Rata – rata dunia pendidikkan di United Sated dan dunia manapun
mengajarkan seseorang untuk belajar, berkarya, bekerja dan loyal untuk
orang lain, bukan untuk menjadi mandiri. Orang cenderung skeptis untuk
memulai bisnis, serta berdalih seperti dibawah ini,
1.Saya tidak yakin akan sukses untuk berbisnis,
2.Saya tidak cukup disiplin untuk melakukan itu semua.
3.Saya tidak mampu untuk memikul tanggung itu semua.
4.Menurut saya, itu bukanlah suatu pekerjaan yang menjanjikan,
5.Saya tidak tahu, apa yang harus saya lakukan untuk menjalankan bisnis
itu.
6.Saya tidak cukup uang,
7.saya tidak mampu menjual,
8.Saya tidak cukup waktu,
9.Saya membenci menjual produk yang memerlukan bertatap muka dengan
customer,
10.saya takut, apabila harus bekerja di rumah, kesepian dan tidak mempunyai
teman.
10 Argumen diatas selalu menghantui kita dalam memulai bisnis baru.
1.
Saya tidak yakin akan sukses dalam berbisnis.
Dalam merintis usaha, seperti pada saat kita mulai belajar sepeda, tidak
sekaligus bisa bukan. Saat pertama pastilah gagal, bangkit, gagal, kemudian
perlahan dapat mengayuh sepeda, walaupun masih sempoyongan. Dalam berlatih,
pastilah kita akan menemukan alat yang membantu kita atau orang yang
membimbing kita. Demikian juga dalam berbisnis, IAHBE (International
Association Home Business Entrepreneur ) dan Bali Global Market Ezine
adalah site informasi yang banyak memberikan bimbingan dalam memulai
bisnis.
2.
Saya kurang disiplin jika mengerjakan berkaitan dengan bisnis.
Tetapi mengapa Anda begitu disiplin untuk pergi sekolah, bekerja tiap
pagi, melakukan hal – hal lain berkaitan dengan keseharian Anda.
Melakukan bisnis adalah hal yang sama, tidak ada yang aneh, bukan?
3.
Saya tak akan mampu bertanggung jawab apabila menjalankan bisnis sendiri.
Lalu bagaimana dengan tugas – tugas Anda di Kantor atau menjalankan
tanggung jawab untuk mengurus pekerjaan rumah tangga. Anda begitu bertanngung
jawab jika bekerja untuk orang lain. Bukan suatu yang mustahil, apabila
Anda melakukan untuk bisnis Anda sendiri, bukan?
4.
Usaha mandiri bukanlah pekerjaan yang menjajikan serta penuh ketidak
pastian. Apa yang pasti dan menjanjikan pada hidup ini. Banyak perusahaan
meng onsourcing sebagian pekerjaan. Jika anda bekerja di perusahaanpun
, nasib Anda tidak terjamin. Mengapa tidak memulai usaha sekarang! Kapan
lagi.
5.
Saya tak mampu menjalankan usaha ini.
Ini masalah mudah, banyak informasi yang dapat digali, baik dari buku
maupun internet yang siap membantu Anda. Apa lagi!
6.
Saya belum cukup uang untuk berbisnis.
Kalau masalah itu banyak solusinya, bongkar gudang Anda untuk menjual
barang – barang yang tak terpakai, untuk dijadikan modal. Atau
ambil tabungan, atau dari kartu kredit Anda. Barangkali pinjam uang
famili, pokoknya banyak jalan ke Roma untuk memecahkan masalah modal.
7.
Saya tidak punya waktu.
Itu masalah mudah. Kenapa Anda tidak sisihkan waktu demi masa depan
keluarga serta anak Anda.
8.
Saya tidak suka menjual.
Semua kegiatan dalam hidup kita adalah proses menjual, bagaimana kita
dapat menjadi tim atletik. Bagaimana Anda mendapat pacar atau suami/
isteri, itu juga suatu proses menjual.
9.
Saya tidak suka bertatap muka.
Untuk menghindari tatap muka, ada banyak macam cara, melalui email,
chatting, net conference. Carilah waktu yang tepat, jika ingin bertatap
muka secara langsung, saat seminar, acara perkawinan dan lain lain.
10
.Saya takut kesepian untuk bekerja mandiri di rumah.
Pekerjaan usaha adalah teman, Anda bebas menjadi boss, bisa bekerja
kapanpun tanpa perintah. Anda dapat pergi ke café untuk minum
kopi pada saat jenuh bekerja atau merasa suntuk menghadapi persoalan
bisnis.
Sekarang tidak ada suatu alasan lagi, hal – hal yang menyulitkan
dalam memulai usaha, mulailah sekarang sebelum terlambat.
Yank
adalah seorang enterpreneur home business dan seorang penulis freelance
pada Hurricane Alley, North Carolina, USA. Kunjungi Website di www.furriwhalesworld.com.
Atau kontak di globalbiz@furriwhalesworld.com