|
Home
MENU
UTAMA
Hal
- hal yang perlu dipertimbangkan
sebelum
terjun ke dunia bisnis
Apa
yang membedakan antara enterpreneur dan
karyawan?
Berapa
lama dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ?
Saya
ingin memulai usaha sendiri, tetapi…..?
Resiko
dan manfaat memulai bisnis setelah pensiun
Sudah
siapkah anda untuk memulai usaha baru dilingkungan rumah sendiri ?
Baca
article yang lain ......
Modal
Dasar Memulai Usaha
Memulai
usaha tidak hanya tergantung pada modal uang
Relationship
adalah kunci utama kesuksesan bisnis Baru
Ide bisnis
Sepuluh pertimbangan bagi para pengusaha Warnet di Indonesia agar usaha tidak gulung tikar Baru
Potensi ekonomi lokal
Strategi Pemasaran
Regulasi
yang berkaitan dengan Bisnis
Paten
Hak
Cipta
Merek
Alat
bantu untuk mengetahui rangking website
Page
Rank Search
Generator
pengecek Domain
Future
Page Rank Tool
Keywords
Optimizer Tool
Keyword
Suggestions For Google
Keyword
Suggestions for Overture
Keywords
Density
Link
Popularity
Meta
Analyzer
Meta
Tag Generator
Page
Rank Look Up
Menjadi pelanggan gratis
|
English Version
Memulai
bisnis baru, seperti terjun tanpa parasit
Oleh
Erny Setyawati
Memulai
bisnis baru, bukanlah hal yang mudah, apalagi kita belum berpengalaman
sama sekali. Banyak sekolah menawarkan pendidikkan admisnistrasi bisnis,
kmonunikasi bisnis, internasional bisnis, tetapi titik akhirnya, tidak
mendidik seseorang menjadi enterpeneur, tetapi hanya kerja ikut orang.
Itu salah satu sebab, begitu banyak penganggur intelektual. Salah satu
kesalahan besar pada sistim pendidikkan kita, bahwa seseorang pergi sekolah
untuk dididik menjadi orang pinter, tetapi secara emosi dan mental belum
siap. Ada juga keyakinan bahwa membangun bisnis, cukup dengan modal uang
saja, padahal rahasia dibalik keberhasilan seseorang yang sukses membangun
bisnis adalah ketahanan mental untuk menghadapi berbagai cobaan. Memulai
bisnis baru, seperti terjun tanpa parasit, kata Robby T kyosaki penulis
buku “Rich Dad and Poor Dad”
Pada saat kita diterjunkan dari ketinggian tertentu dengan dibekali parasit,
kita harus berjuang keras memanfaatkan peralatan yang ada pada parasit,
agar parasit kita harus mengembang dan selamat sampat di darat.
Kita menghadapi banyak resiko pada saat kita diterjunkan. Resiko itu ada
dua kemungkinan, hidup atau mati. Apabila kita tidak berhasil mengembangkan
parasit kita mati, atau kita selamat sampai di bumi.
Kita harus menciptakan inovasi dan terobosan terobosan pada saat membangun
bisnis, bersaing dengan banyak competitors agar bisnis tidak kolap.
Orang tidak pernah membayangkan sebelumnya, kalau Bill Gates, pemilik
bisnis Microsoft terbesar di dunia , hanyalah seorang drop out dari Harvard
University. Dengan keberaniannya, Bill Gates membangun Microsoft bersama
Budy Allen, dimulai dari sebuah kamar kecil. Hal itu membuat ayah dan
ibu Bill Gates kecewa berat, dengan keputusan yang diambil. Ternyata proyek
Bill Gates yang pertama, gagal, mebuat dirinya putus asa. Tetapi dia bangkit
lagi, setiap gagal ia selalu memulainya lagi dari awal. Orang bilang pantang
putus asa.
Setiap berbicara dengan siapapun, Bill Gates selalu berbicara dengan penuh
semangat dan mata berbinar, ia lebih tertarik membicarakan software dari
pada kekayaannya yang melimpah.
Interpreneur dunia memberikan komentar terhadap pribadi Bill Gates, “
Seandainya Gates pandai membuat donat, pastilah berhasil menjadi pengusaha
donat terkenal didunia” Semua yang dipegang Gates pasti bisa di
jual.
Pada saat kampanye presiden Amerikapun, Gates ikut proyek pembuatan bendera
kampanye.
Semua kesempatan selalu dicoba, semasa Gates menjadi mahasiswa Havard
University, saat itu ia mengambil jurusan Hukum sesuai saran ayahnya,
akhirnya ia tertarik pada software.
Ada
beberapa hal yang perlu dicermati, kenapa Bill Gates menjadi begitu terkenal
dan menjadi pebisnis dunia,
1.
Mempunyai keinginan kuat untuk sukses,
Sejak kecil, bahkan system pendidikkan kita, seseorang tidak pernah dididik
bermental entrepreneur. Angin segar mulai berhembus akhir akhir ini, banyak
sekali sekolah enterpreur berdiri, seperti Universitas Ciputra dan SMA
ciputra. Walaupun banyak di bantah oleh BOB Sadino, bahwa jiwa entrepreneur
tidak bisa hanya sekedar sekolah, jiwa tersebut ada pada diri sendiri.
Mental enterprenur harus siap untuk berhasil atau gagal.
2.
Modal bukan segalanya.
Seorang pengusaha pemula, selalu mengatakan bahwa kegagalan bisnisnya,
karena factor kekurangan modal. Tetapi menurut survey, rata rata pengusaha
gagal setelah menjalankan usaha selama hampir 10 tahun, karena factor
skill dan kurang pengalaman. Pernah seorang reporter mewawamcarai pemusik
legendaries John Lennon, “ Mengapa Anda begitu sukses”, apa
jawab John Lennon, “ Seandainya saya tahu akan sukses, saya akan
menyewa body guard dan merancang managemen yang bagus. Sukses dimulai
dengan kerja keras penuh dedikasi, kerja dgn sepenuh hati, cinta pekerjaan.
Jika cinta pekerjaan, tentu tidak mementingkan uang atau pamrih. Disanalah
sumber kesuksessan itu.
3.Tanya
pada diri sendiri, pekerjaan apa yang paling disukai dalam hidup ini,
yakni
suatu pekerjaan yang membangkitkan semangat, gairah, yang membuat anda
cepat cepat bangun di pagi hari dan mengerjakan pekerjaan itu.
Jika belum menemukannya, ambil kertas dan pulpen, tulis sebanyak- banyaknya,
kegiatan yang disuka. Dari sekian banyak tulisan, pilih yang paling disuka
. Jangan ragu atau malu, untuk menuliskan sebanyak mungkin.
4.
Rubahlah dari kegiatan yang menyenangkan menjadi bisnis.
Ada orang yang berhasil dalam bisnis karena hoby atau kegiatan menyenangkan.
Padahal kegiatan tersebut sangat jauh dengan latar belakang pendidikkannya.
Pendidikkan Teknik sipil, tetapi menjadi designer mode yang handal dan
sukses. Kenapa ? Karena ia mengerjakan pekerjaan tersebut dengan sepenuh
hati, tanpa pamrih. Kalau seseorang cinta akan pekerjaannya, kegagalan
yang berulang tidak membuatnya putus asa. Inilah sebetulnya tangga awal
kesuksesan.
Erny
Setyawati adalah penulis freelance pada beberapa media on line di luar
negeri, berpengalaman dalam penulisan Internet Home Business selama 4
tahun. Karena kegemaran dan hobby menulisnya, ia menciptakan Electronic
Magazine,
Bali Global Market Ezine
http://www.baliglobalmarket.com
yang direspon positip oleh masyarakat dunia. Pelanggannya sudah mencapai
hampir 19000 lebih dan cenderung berkembang pesat dari seluruh penjuru
dunia.
Erny begitu responsive terhadap pelanggannya, dan siap untuk berbagi pengalaman
melalui kontak erny@baliglobalmarket.com
|