MENU UTAMA Hal - hal yang perlu dipertimbangkan sebelum terjun ke dunia bisnis Apa yang membedakan antara enterpreneur dan karyawan? Berapa lama dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ? Saya ingin memulai usaha sendiri, tetapi…..? Resiko dan manfaat memulai bisnis setelah pensiun Sudah siapkah anda untuk memulai usaha baru dilingkungan rumah sendiri ? Modal Dasar Memulai Usaha Memulai usaha tidak hanya tergantung pada modal uang Relationship adalah kunci utama kesuksesan bisnis Baru Ide bisnis Sepuluh pertimbangan bagi para pengusaha Warnet di Indonesia agar usaha tidak gulung tikar Baru Regulasi yang berkaitan dengan Bisnis Alat bantu untuk mengetahui rangking website Keyword Suggestions For Google |
Apa yang membedakan antara enterpreneur dan
karyawan? Oleh Robert T. Kiyosaki dan Sharon L. Lechter C.P.A
Mulailah
dengan merubah mindset. Sebaliknya
ayah kaya saya memberi saran, “ belajarlah untuk membangun bisnis
sendiri, memperkerjakan orang – orang berpengalaman dan jadilah
wirausaha yang mapan” Ayah kaya selalu memotivasi diri saya agar
menjadi enterpreur yang berhasil, walaupun bagaimana perjuangannya.
Sebetulnya apa yang membedakan antara seorang karyawan dan seorang enterpreneur. Bagaimana
bisa terjadi demikian? Berbagai alasan dikemukakan, tetapi ada beberapa
kritik yang perlu kita pertimbangkan sebelum memulai bisnis, Hal
tersebut diatas pemicu kegagalan bagi pembinis pemula. Pernah ayah kaya
saya berkata, bahwa memulai bisnis seperti terjun dari sebuah pesawat
tanpa parasit. Diudara berusaha membuat parasit dan mengembangkannya.
Apabila gagal setelah turun di tanah, mulai lagi naik pesawat dan terjun
lagi. Demikian terus menerus dilakukan oleh pembinis pemula, sampai
dengan berhasil. Dalam
buku saya, My Rich Dad, diceritakan disana, bagaimana perjuangan saya
disaat memulai bisnis. Mulai, gagal, bangkit. Jatuh bangun berulang
– ulang, tanpa menyerah dan putus asa. Sampai akhirny saya menemukan
sebuah bisnis nilon dan bisnis dompet Velco. Saya rasakan proses itu
begitu panjang dan melelahkan dan butuh kesabaran. Tetapi justru dari
pengalaman tersebut, saya memperoleh pengalaman bisnis yang membagakan. Ini
sebagai contoh, bahwa bisnis yang dirintisnya tidak sempat berkembang,
belum menghasilkan keuntungan maksimal,dan teman saya gagal untuk menemukan
parasitnya.
|